Timnas Dari Asia yang Berlaga di Olimpiade

Pemain Timnas Sepakbola Jepang di Olimpiade Rio 2016
Pemain Timnas Sepakbola Jepang di Olimpiade Rio 2016

Jatah 3 negara Asia untuk bisa tampil di ajang Olimpiade sudah lengkap terisi, dengan negara peserta dari Jepang, Korea dan Irak. Babak kualifikasi untuk menuju Olimpiade Rio 2016 adalah menggunakan sistem pertandingan piala Asia U-23 yang diselenggarakan tahun 2015 lalu. Dimana pada final piala Asia U-23 tersebut mempertemukan Jepang dengan Korea Selatan. Pada laga final tersebut Jepang mendeklarasikan sebagai pemenang sekaligus tim terbaik di Asia dengan mengalahkan Korea Selatan dengan skor 3-2. Sementara untuk Irak, harus melakukan pertandingan untuk memperbutkan juara 3 dengan Qatar untuk merebut tiket terakhir untuk bisa berlaga di Olimpiade. Dengan komplitnya negara-negara yang mewakili zona Asia maka mata dunia akan tertuju pada performa dari ketiga perwakilan Asia tersebut. Seperti diketahui bahwa FIFA mengizinkan untuk negara di kawasan Asia atau AFC menggunakan max 3 pemain senior atau diatas 23 tahun. Namun seperti apakah peluang yang dimiliki masing-masing tim Asia yang berlaga di Olimpiade  Rio 2016 berikut adalah prediksi peta kekuatan negara Asia peserta Olimpiade.

Jepang

Jepang merupakan negara Asia yang paling sering tampil diajang Olimpiade, dengan lolosnya Jepang ke Olimpiade Rio merupakan penampilannya yang ke 10 secara berturut-turut. Jepang pertama kali tampil di Olimpiade pada tahun 1936 di Berlin. Pada debut pertama kalinya di ajang Olimpiade tersebut, Jepang memang dianggap sebelah mata oleh para pesaingnya kala itu. Dan uniknya pada penampilan Olimpiade tahun 2016 ini, nampaknya akan mengulang sejarah dimana pada fase grup Jepang akan bertemu Swedia pada babak penyisihan grup. Tentunya Jepang ingin mengulang suksesnya pada saat Olimpiade 1936 tersebut dimana Jepang berhasil menaklukan Swedia dengan skor tipis 3-2. Bukan mustahil jika Skuad The Blue Samurai akan membungkam Swedia dengan kekuatan anak-anak asuhan Makoto Teguramori melalui pemain-pemain mudanya seperti Riki Harakawa, Yuya Kubo dan Musashi Suzuki. Belum lagi nanti akan kehadirkan Keisuke Honda sebagai penggerak serangan tim Jepang. Tentunya Jepang yang sekarang akan akan lebih kuat karena boleh diperkuat 3 pemain seniornya. Sejauh ini Jepang hanya berhasil merebut perunggu pada ajang olimpiade tahun 1968 di Mexico. Melihat peta kekuatan tim yang sekarang ini, pelatih Makoto Teguramori optimis bisa mendulang emas di Olimpiade Rio 2016

Korea Selatan

Lolos sebagai negara kedua untuk tampil ke Olimpiade Rio 2016 setelah menjadi runner up pada piala Asia AFC CUP U-23 2015 setelah kalah dari Jepang. Pada ajang olimpiade sendiri, tahun 2016 merupakan keikusertaan yang ke 7 kalinya. Meskipun begitu, Korea Selatan sama sekali belum pernah  merebut 1 medali pun dalam ajang Olimpiade yang diikutinya Secara level kekuatan, Korea Selatan hanya berbeda tipis dari Jepang. Tapi, perjalanan Korea Selatan untuk meraih medali pada ajang Olimpiade Rio 2016 ini akan mengalami hambatan, karena Korea Selatan berada di group C bersama pemegang emas Olimpiade 2012, Mexico, Jerman dan Kep. Fiji. Sejauh ini Timnas Korea belum memastikan apakah akan memanggil 3 pemain senior seperti Park Jong Woo, Son Heung Mi dan Lee Keun Ho agar bisa bergabung untuk memperkuat lini penyerangan Korea Selatan.

Irak

Irak merupakan negara terakhir yang mendapat jatah tiket ke Olimpiade dengan meraih juara ke 3 pada ajang AFC CUP U-23 setelah mengalahkan Qatar. Irak adalah satu-satunya timnas yang ikut olimpiade Rio 2016 disaat negaranya  masih bergejolak. Masih sering diberitakan terjadinya berbagai pertempuran dan kekerasan yang terjadi di Irak yang merupakan sisa-sisa perang sebelumnya. Tidak stabilnya kondisi keamanan di Irak ini otomatis mempengaruhi kemunduran perekenomian Irak. Walaupun demikian, tim nasional sepak bola Irak tetap bisa memberikan prestasi yang luar biasa yang bisa menjadi obat dan penyemangat rakyat Irak dalam menghadapi kesulitan hidup di negaranya yang sedang bergejolak. Prestasi Irak dinilai luar biasa, menjuarai AFC Cup pada tahun 2007 merupakan obat penyejuk bagi warga Irak. Sedangkan pada ajang olimpiade, Irak terakhir tampil pada olimpiade 2004. Setelah 12 tahun menunggu, timnas Sepakbola Irak kembali menyemarakan perlehatan yang diadakan 4 tahun sekali di Rio de Jenairo. Pada ajang olimpiade nanti timnas Irak berada di Grup A bersama tuan rumah Brazil, Afrika Selatan dan Denmark.

Melihat peta kekuatan dari 3 peserta perwakilan Asia yang berlaga di Olimpiade Rio 2016, Jepang memang diunggulkan jika dibandingkan kedua negara lainnya. Namun, ada pepatah mengatakan “bola itu bundar” jadi apapun bisa terjadi dan mungkin saja akan lahir banyak kejutan dari 3 negara Asia tersebut.